Tujuh Alasan Ini Membuat Kamu Sulit Menolak Kota Bekasi Sebagai Pilihan Tempat Tinggal

Bekasi memang kerap menjadi bahan olokan para pengguna internet di Indonesia. Alasannya, karena Bekasi punya banyak jalan rusak. Alasan lainnya, karena para pengguna jalan butuh waktu yang lama saat menempuh perjalanan menuju Bekasi. Tidak heran kalau dalam gambar-gambar lucu yang beredar di Internet, digambarkan bahwa Bekasi merupakan tempat yang jauh, bahkan berbeda planet dengan bumi.

Namun, Anda jangan pernah tertipu dengan ejekan para pengguna internet tersebut. Terutama, kalau Anda sudah berniat ingin tinggal di Bekasi. Tujuh alasan ini akan membuat Anda semakin membulatkan tekat untuk menjadi warga Bekasi:

 

  • Bekasi Punya UMK Tinggi

 

Hal pertama yang menjadikan Bekasi sebagai kota tempat tinggal yang menarik adalah karena Kota dan Kabupaten Bekasi memiliki Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang tinggi. Nilai UMK di Kabupaten dan Kota Bekasi mencapai Rp3,53 juta dan Rp3,601 juta. Angka tersebut hanya kalah dari Kabupaten Karawang yang berada di angka Rp3,605 juta.

 

  • Banyak Perumahan Murah

 

Tinggal di Bekasi, Anda juga tidak perlu bingung saat mencari tempat tinggal. Terdapat berbagai pilihan perumahan Bekasi yang bisa diperoleh dengan harga murah. Salah satu daerah yang kerap menjadi lokasi untuk berburu perumahan minimalis ramah kantong di Bekasi adalah di area Tambun.

Memiliki rumah murah di perumahan Bekasi juga menjadi salah satu sarana untuk berinvestasi. Saat ini, Bekasi dikenal sebagai kota yang tengah berkembang. Daerah yang dulu sepi, kini telah berubah menjadi wilayah yang ramai. Contoh gampangnya adalah Summarecon dan Harapan Indah.

 

  • Kawasan Industri

 

Memilih untuk tinggal di Kota atau Kabupaten Bekasi, Anda juga tidak perlu bingung mengenai pekerjaan. Bekasi memiliki beragam kawasan industri yang menjadi lokasi berdirinya pabrik besar. Sebut saja, Jababeka, Kota Deltamas, Greenland International Industrial Center (GIIC), EJIP, MM2100, Delta Silicon, BIIE, dan lain-lain.

 

  • Strategis

 

Bekasi juga dikenal sebagai kawasan yang strategis. Anda bisa dengan mudah menemukan akses jalan dari Bekasi menuju ke Jakarta atau kota-kota lain yang ada di Jawa Barat. Bekasi memang dekat dengan Jakarta Timur dan Utara. Selain itu, ketersediaan akses transportasi berupa Commuter Line dan TransJakarta juga sangat membantu.

Selain itu, Bekasi juga dekat dengan Terminal Terpadu Pulogebng yang ada di Jakarta Timur. Terminal ini sering disebut-sebut sebagai terminal terbesar di seantero Asia Tenggara. Dengan keberadaan terminal ini, Warga Bekasi, khususnya Bekasi Barat, memiliki akses mudah kalau ingin bepergian ke berbagai kota yang ada di Pulau Jawa.

 

  • Banyak Tempat Kuliner Enak

 

Saat memilih untuk tinggal di area perumahan minimalis di Bekasi, Anda juga tidak perlu repot saat perut lapar. Ada banyak tempat makan enak yang bisa dijumpai di Bekasi. Ditambah lagi, harga makanan di Bekasi juga beragam. Kalau ingin tempat makan yang murah meriah, datang saja ke Koma Junkyard yang berada di Jalan Baru Perjuangan. Selain nyaman untuk nongkrong, Koma Junkyard menyediakan beragam pilihan makanan, seperti takoyaki, dim sum, kupat tahu, nasi goreng, zuppa soup, dan lain-lain.

 

  • Banyak Tempat Wisata

 

Tidak perlu bingung mencari tempat wisata di Bekasi. Ada beragam tempat menarik yang bisa Anda kunjungi, mulai dari objek wisata pantai, wisata keluarga, wisata sejarah, ataupun sekadar untuk menemukan tempat bersantai dan berfoto selfie menarik.

Beberapa tempat wisata populer yang ada di Bekasi antara lain adalah Hutan Kota Bekasi, Pantai Muara Beting, Pantai Muara Gembong, Danau Cibeureum, Taman Buaya Indonesia Jaya, dan Waterboom Lippo Cikarang. Dengan beragam pilihan tempat wisata tersebut, Anda tidak akan bingung memilih tempat rekreasi selama di Bekasi.

 

  • Kota Patriot

 

Bekasi menyebut dirinya sebagai Kota Patriot. Penyebutan Bekasi sebagai Kota Patriot ini tertuang secara jelas pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi nomor 01 tahun 1998 yang ditandatangani oleh Walikota Bekasi saat itu, Nonon Sonthanie.

Sebutan ini disesuaikan dengan perjalanan sejarah perjuangan para pahlawan melawan prajurit Belanda yang berlangsung di Bekasi. Pertempuran yang sengit terjadi di Kali Cakung, Bekasi pada 15 Agustus 1950. Bahkan, pejuang yang bertempur di sini tidak hanya dari Bekasi, tetapi juga dari berbagai kota lain seperti Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Garut.

Tentu saja, masih banyak alasan lain yang menjadikan Kota dan Kabupaten Bekasi tidak seburuk seperti yang tergambar pada guyonan para pengguna internet Indonesia. Alih-alih merasa malu menjadi warga Bekasi, Anda seharusnya berbangga diri. Tidak semua kota di Indonesia memiliki fasilitas dan keunggulan seperti yang dimiliki Bekasi. Tidak menutup kemungkinan, orang-orang yang mengolok warga Bekasi sebenarnya adalah orang-orang yang iri. Bukan begitu?

Paling Banyak Dicari:

  • enak ga di tinggal di kawasan industri bekasi
  • kupat tahu daerah lippo cikarang

Leave a Reply