Fenomena Egy Maulana Vikri, Klub Polandia Gunakan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Komunikasi

Semenjak Egy Maulana Vikri menandatangani kontrak berdurasi 3 tahun dengan klub kasta tertinggi Liga Polandia, Lechia Gdanks, banyak publik sepakbola Indonesia menyerbu akun sosial media klub Liga Polandia tersebut. Hal ini juga lantas berdampak pada klub lain terutama Lech Poznan.

Lech Poznan yang dipastikan akan menjamu klub yang akan menaungi Egy di pekan ke 28 Ekstralaksa pada hari Sabtu 17 Maret 2018 yang akan datang langsung memberikan tantangan berbahasa Indonesia kepada Lechia Gdanks. Melalui akun Twitter resmi Lech Poznan pun mengirimkan gambar bertuliskan “Pertandingan dalam dua hari”

“Hei Lechia Gdansk SA, kami sudah menyiapkan sesuatu untuk sebagian besar suporter Anda. Bermain dalam dua hari. Anda siap?” demikian pernyataan Lech Pozan.

Sejak resmi diperkenalkan kepada publik dan disiarkan secara langsung melalui Periscope klub. Setidaknya ada 26 ribu orang telah menontonnya. Kemudian jumlahnya pun bertambah pada keesokan harinya yakni 137 ribu orang.

Bahkan ketika menilik akun media sosial, instagram miliki Egy tercatat 708 ribu orang telah menjadi follower setia Egy. Jumlah yang hanya bisa dikalahkan oleh seorang Robert Lewandowsky yang jumlah followernya 12,2 juta.

“Kami tahu dia pemain yang sangat dikenal, tapi kami tidak menyangka meledak seperti ini. Popularitasnya sangat besar,” aku direktur pemasaran Lechia Gdansk, Sandra Kisiel, diwartakan laman Przeglad Sportowy.

“Ini untuk pertama kalinya terjadi di kompetisi kasta tertinggi. Popularitasnya tak bisa dibantahkan lagi, seperti yang kita lihat di media sosial kami, termasuk di Instagram, sejak diumumkannya transfer Egy,” tambah juru bicara klub Jakub Staszkiewicz.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.